Dari obrolan, jadi rencana.
Kebutuhan pelanggan, lokasi, dan jadwal survei masuk ke satu pekerjaan. Tim berikutnya tinggal melanjutkan.
Penawaran, job, dan material membantu tim melanjutkan pekerjaan.
Satu pekerjaan melewati banyak tangan. Saat informasinya tercecer, setiap orang perlu menyusun ulang apa yang sebenarnya terjadi.
Chat pelanggan, ukuran, foto, dan jadwal ada di tempat berbeda. Tim harus mencari ulang konteks pekerjaan.
Hasil survei sudah ada, tetapi langkah menuju penawaran, pekerjaan, dan pemasangan belum terlihat jelas.
Status tugas, kendala lapangan, material, dan tagihan membutuhkan banyak konfirmasi manual.
Dari kebutuhan awal sampai tagihan, tiap bagian punya informasi yang dibutuhkan tim untuk melanjutkan pekerjaan.
Lihat dalam demoMulai dari kebutuhan pelanggan, jadwal kunjungan, dan hasil survei yang bisa ditindaklanjuti.
Catat pengukuran, lokasi, catatan, dan foto bersama konteks pekerjaan yang tepat.
Teruskan hasil survei menjadi penawaran dan ketahui kapan pekerjaan siap dilanjutkan.
Koordinasikan tugas, progres, kendala, dan bukti pemasangan dari tim lapangan.
Hubungkan kebutuhan material dengan perencanaan dan aktivitas pekerjaan workshop.
Ikuti pekerjaan hingga invoice, payment, dan gambaran operasional yang lebih jelas.
Tahu pekerjaan mana yang menunggu tindakan.
Survei, penawaran, dan job berada dalam alur yang sama.
Instalasi, invoice, dan pembayaran dapat diikuti.
Panduan untuk workshop
Mulai dari cara menyerahkan hasil survei sampai membaca progres order tanpa mengejar kabar satu per satu.
Langkah dan checklist serah terima dari hasil ukur sampai pemasangan.
Baca panduan ↗Contoh status, hambatan, dan update yang membantu tim serta pelanggan.
Baca panduan ↗Ceritakan sedikit kebutuhanmu. Kami akan menyiapkan percakapan awal dan menunjukkan alur yang relevan.
Meminta demo tidak berarti kamu harus langsung berlangganan.